Kontrasepsi Non Hormonal
Bagi kaum perempuan yang menyukai kepraktisan dan merasa kurang menyukai imbas samping penggunaan kontrasepsi hormonal, jenis kontrasepsi non hormonal sanggup dijadikan alternatif.
Sedangkan kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi non hormonal tersebut, sanggup dibaca lebih terang melalui uraian berikut ini.
AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) / IUD
Alat kecil terdiri dari materi plastik yang lentur, yang dimasukkan ke dalam rongga rahim oleh seorang bidan / dokter terlatih.
Sangat efektif, dan jikalau berhenti menggunakan AKDR, kehamilan sanggup terjadi. AKDR ini merupakan cara KB jangka panjang.
AKDR tipe TCu-380 A misalnya, efektif paling sedikit selama 10 tahun.
Masa haid sanggup menjadi lebih panjang dan banyak, terutama pada bulan-bulan pertama pemakaian. Mengalami sedikit ketidak-nyamanan sesudah IUD dipasang.
Tidak ada efek terhadap ASI. Seorang dokter / bidan yang telah menerima training khusus sanggup memasangnya segera sesudah melahirkan.
Infeksi panggul cenderung menyerang pemakai IUD terlebih lagi apabila si pemakai telah terserang penyakit menular seksual.
IUD sanggup keluar sendiri pada waktu mengedan, khususnya pada bulan-bulan pertama pemakaian, jadi sangat penting memeriksakan talinya.
Tidak dianjurkan untuk digunakan oleh perempuan yang mengidap Penyakit Menular Seksual (PMS).
KONDOM
Selain mencegah kehamilan juga sanggup melindungi terhadap benjol penyakit menular seksual (PMS) termasuk HIV / AIDS.
Kondom sanggup digunakan untuk mencegah HIV / AIDS, sekaligus ber KB
Dengan sedikit berlatih – gampang digunakan secara benar.
Efektif jikalau setiap dilakukan secara benar.
Beberapa laki-laki merasa bahwa kondom mengganggu kekerabatan seks dan mengurangi kenikmatan.
METODE SEDERHANA / VAGINAL
Spermisid (tissu KB), diafragma dan kap, merupakan cara KB yang sanggup digunakan sendiri oleh wanita.
Harus dimasukkan ke dalam vagina (liang senggama) setiap kali sebelum berhubungan. Dilakukan sebelum mengadakan kekerabatan seks.
Efektif jikalau digunakan secara benar.
Dapat membantu mencegah penyakit menular seksual.
Menggunakan cara KB ini, cenderung untuk terkena benjol susukan kencing.
Tissu KB tidak gampang didapat.
sumber : bkkbn online
Komentar
Posting Komentar