Diet Sehat Sesudah Lebaran

Beberapa hari kemudian kita telah merayakan Hari Kemenangan ialah Hari Raya Idul Fitri. Hari Raya Idul Fitri dikatakan juga hari kemenangan karena  kita telah bisa mengalahkan hawa nafsu selama satu bulan di bulan Ramadhan. Bila di bulan Ramadhan kita menahan rasa lapar, justru sebaliknya di hari Idulfitri tersedia banyak sekali hidangan kuliner istimewa di dapur. Ketupat contohnya yang selalu menjadi hidangan wajib kala Lebaran.


Ketupat biasanya disantap dengan banyak sekali kuah bersantan menyerupai sayur pepaya muda dan opor ayam.  Es sirup yang menggiurkan menjadi hidangan minumannya, dilengkapi dengan  kue-kue kering anggun di dalam toples-toples lucu. Hmmm… siapa yang bisa menolak berbagai  hidangan enak menyerupai itu.

Tetapi tahukah Bunda bahwa kuliner enak itu bisa membawa peristiwa alam kalau Bunda tidak mengatur kadar konsumsinya. Dengan menyantap hidangan bersantan dan anggun dalam beberapa hari,  tentu saja kolesterol Bunda bisa melonjak drastis. Untuk itu Bunda perlu menetralisirnya dengan mulai melaksanakan diet sehat kembali. Bukan hanya Bunda, lho yang perlu berdiet. Ayah dan si kecil juga perlu mengatur kembali dietnya.
Menu Sehat Setelah Lebaran

Biasanya keluarga di rumah hanya menyantap kuliner yang Bunda hidangkan. Maka dari itu kiprah Bundalah untuk menentukan hidangan sehat sesudah Idulfitri untuk keluarga tercinta.

Tinggalkan hidangan kuliner bersantan setidaknya satu minggu. Masaklah sayur bening, contohnya sayur bayam dengan penggalan jagung rebus. Pilih hidangan ikan daripada daging atau ayam. Tempe dan tahu bisa menjadi pilihan yang sempurna untuk menggantikan perkedel kornet atau bakwan udang. Jangan lupa untuk menyimpan kembali kue-kue kering sisa lebaran dan siapkan selalu buah-buahan di lemari es.

Selain mengatur hidangan kuliner sehari-sehari untuk keluarga, Bunda juga perlu melaksanakan diet untuk Bunda sendiri. Berikut tipsnya :
  • Bila berat tubuh naik terlalu banyak, ada baiknya Bunda mengurangi asupan gula untuk beberapa hari.
  • Santaplah hidangan rendah kalori terlebih dahulu sebelum makan hidangan lainnya. Misalnya sup kaldu, salad buah, sayuran. Bila terdapat hidangan berkalori tinggi, usahakan itu menjadi urutan yang terakhir sehingga perut kita sudah terasa penuh untuk menambahkan sepotong daging lagi.
  • Singkirkan kudapan kue-kue kering sisa Lebaran. Salad buah dan sayur segar bisa menjadi pilihan.
  • Jangan lupa santap buah-buahan segar sesudah makan agar pencernaan sehat kembali.
  • Mulailah kembali teratur berolahraga.  Bila Bunda mengurangi waktu berolahraga Bunda ketika Ramadhan, sudah saatnya mengembalikannya ke waktu semula.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian, Fungsi Plasenta Dan Tali Pusar

Sulitnya Memberi Adik Untuk Si Kecil