Kehamilan Kembar

Definisi
Kehamilan kembar atau kehamilan multipel ialah suatu kehamilan dengan dua janin atau lebih. Kehamilan multipel sanggup berupa kehamilan ganda/ gemelli (2 janin), triplet (3 janin), kuadruplet (4 janin), Quintiplet (5 janin) dan seterusnya dengan frekuensi kejadian yang semakin jarang sesuai dengan hokum Hellin. Hukum Hellin menyatakan bahwa perbandingan antara kehamilan ganda dan tunggal yaitu 1: 89, untuk triplet 1 : 892, untuk kuadruplet 1 : 893, dan seterusnya. Kehamilan tersebut selalu menarik perhatian perempuan itu sendiri, dokter dan masyarakat pada umumnya. Morbiditas dan mortalitas mengalami peningkatan yang kasatmata pada kehamilan dengan janin ganda, oleh lantaran itu mempertimbangkan kehamilan ganda sebagai kehamilan dengan komplikasi bukanlah hal yang berlebihan.


ETIOLOGI
1. Kembar Monozigotik
Kembar monozigotik atau identik, muncul dari suatu ovum tunggal yang dibuahi yang kemudian membagi menjadi dua struktur yang sama, masing-masing dengan potensi untuk bermetamorfosis suatu individu yang terpisah.
Hasil selesai dari proses pengembaran monozigotik tergantung pada kapan pembelahan terjadi, dengan uraian sebagai berikut :
  • Apabila pembelahan terjadi didalam 72 jam pertama sesudah pembuahan, maka dua embrio, dua amnion serta dua chorion akan terjadi dan kehamilan diamnionik dan di chorionik. Kemungkinan terdapat dua plasenta yang berbeda atau suatu plasenta tunggal yang menyatu.
  • Apabila pembelahan terjadi antara hari ke-4 dan ke-8 maka dua embrio akan terjadi, masing-masing dalam kantong yang terpisah, dengan chorion bersama, dengan demikian menimbulkan kehamilan kembar diamnionik, monochorionik.
  • Apabila terjadi sekitar 8 hari sesudah pembuahan dimana amnion telah terbentuk, maka pembelahan akan menimbulkan dua embrio dengan kantong amnion bersama, atau kehamilan kembar monoamnionik, monochorionik.
  • Apabila pembuahan terjadi lebih belakang lagi, yaitu sesudah lempeng embrionik terbentuk, maka pembelahannya tidak lengkap dan terbentuk kembar yang menyatu.
2. Kembar Dizigot
Dizigotik, atau fraternal, kembar yang ditimbulkan dari dua ovum yang terpisah. Kembar dizigotik terjadi dua kali lebih sering daripada kembar monozigotik dan insidennya dipengaruhi oleh sejumlah faktor antara lain yaitu ras, riwayat keluarga, usia maternal, paritas, nutrisi dan terapi infertilitas.

PATOFISIOLOGI
Pada kehamilan kembar distensi uterus berlebihan, sehingga melewati batas toleransi dan seringkali terjadi putus prematurus. Lama kehamilan kembar dua rata-rata 260 hari, triplet 246 hari dan kuadruplet 235 hari. Berat lahir rata-rata kehamilan kembar ± 2500gram, triplet 1800gram, kuadriplet 1400gram. Penentuan zigositas janin sanggup ditentukan dengan melihat plasenta dan selaput ketuban pada ketika melahirkan. Bila terdapat satu amnion yang tidak dipisahkan dengan korion maka bayi tesebut yaitu monozigotik. Bila selaput amnion dipisahkan oleh korion, maka janin tersebut sanggup monozigotik tetapi lebih sering dizigotik.1,2 Pada kehamilan kembar dizigotik hampir selalu berjenis kelamin berbeda. Kembar dempet atau kembar siam terjadi bila kendala pembelahan sesudah diskus embrionik dan sakus amnion terbentuk, belahan tubuh yang dimiliki bersama dapat.

Secara umum, derajat dari perubahan fisiologis maternal lebih besar pada kehamilan kembar dibanding dengan kehamilan tunggal. Pada trimester 1 sering mengalami nausea dan muntah yang melebihi yang dikarateristikan kehamilan-kehamilan tunggal. Perluasan volume darah maternal normal yaitu 500 ml lebih besar pada kehamilan kembar, dan rata-rata kehilangan darah dengan persalinan vagina yaitu 935 ml, atau hampir 500 ml lebih banyak dibanding dengan persalinan dari janin tunggal.

Massa sel darah merah meningkat juga, namun secara proporsional lebih sedikit pada kehamilan-kehamilan kembar dua dibanding pada kehamilan tunggal, yang menimbulkan” anemia fisiologis” yang lebih nyata. Kadar haemoglobin kehamilan kembar dua rata-rata sebesar 10 g/dl dari 20 ahad ke depan. Sebagaimana diperbandingkan dengan kehamilan tunggal, cardiac output meningkat sebagai akhir dari peningkatan denyut jantung serta peningkatan stroke volume. Ukuran uterus yang lebih besar dengan janin banyak meningkatkan perubahan anatomis yang terjadi selama kehamilan. Uterus dan isinya sanggup mencapai volume 10 L atau lebih dan berat lebih dari 20 pon. Khusus dengan kembar dua monozygot, sanggup terjadi akumulasi yang cepat dari jumlah cairan amnionik yang kasatmata sekali berlebihan, yaitu hidramnion akut.

Dalam keadaan ini gampang terjadi kompresi yang cukup besar serta pemindahan banyak visera abdominal selain juga paru dengan peninggian diaphragma. Ukuran dan berat dari uterus yang sangat besar sanggup menghalangi keberadaan perempuan untuk lebih sekedar duduk.

Pada kehamilan kembar yang dengan komplikasi hidramnion, fungsi ginjal maternal sanggup mengalami komplikasi yang serius, besar kemungkinannya sebagai akhir dari uropati obstruktif. Kadar kreatinin plasma serta urin output maternal dengan segera kembali ke normal sesudah persalinan. Dalam masalah hidramnion berat, amniosintesis terapeutik sanggup dilakukan untuk memperlihatkan perbaikan bagi ibu dan diperlukan untuk memungkinkan kehamilan dilanjutkan. Berbagai macam stress kehamilan serta kemungkinan-kemungkinan dari komplikasi-komplikasi maternal yang serius hampir tanpa kecuali akan lebih besar pada kehamilan kembar.

DIAGNOSIS
Untuk menegakkan diagnosis, perlu dilakukan investigasi dengan bekerjasama dengan dugaan kehamilan ganda, yaitu :
a. Anamnesis
Anamnesis yang dibutuhkan dalam menegakkan diagnosis kehamilan kembar yaitu riwayat adanya keturunan kembar dalam keluarga, telah menerima pengobatan infertilitas, adanya uterus yang cepat membesar: fundus uteri > 4 cm dari amenorea, gerakan anak yang terlalu ramai dan adanya penambahan berat tubuh ibu menyolok yang tidak disebabkan obesitas atau edema.
b. Pemeriksaan klinik gejala-gejala dan tanda-tanda
Adanya cairan amnion yang berlebihan dan renggangan dinding perut menimbulkan diagnosis dengan palpasi menjadi sukar. Lebih kurang 50 % diagnosis kehamilan ganda dibentuk secara sempurna jikalau berat satu janin kurang dari 2500 gram, dan 75 % jikalau berat tubuh satu janin lebih dari 2500 gram. Untuk menghindari kesalahan diagnosis, kehamilan ganda perlu dipikirkan bila dalam investigasi ditemukan hal-hal berikut ; besarnya uterus melebihi lamanya amenorea, uterus tumbuh lebih cepat dari kehamilan normal, banyak belahan kecil teraba, teraba tiga belahan besar, dan teraba dua balotemen, serta terdengar 2 DJJ dengan perbedaan 10 atau lebih.
c. Pemeriksaan USG
Berdasarkan investigasi USG sanggup terlihat 2 bayangan janin atau lebih dengan 1atau 2 kantong amnion. Diagnosis dengan USG sudah sesudah kehamilan 6-8 ahad sanggup memilih diagnosis akurat jumlah janin pada uterus dari jumlah kantong gestasional yang terlihat.
d. Pemeriksaan radiologi
Pemeriksaan dengan rotgen sudah jarang dilakukan untuk mendiagnosa kehamilan ganda lantaran cahaya penyinaran. Diagnosis niscaya kehamilan kembar ditentukan dengan teraba dua kepala, dua bokong, terdengar dua denyut jantung janin, dan dari investigasi ultrasonografi.
Diagnosis diferensial :
  • Kehamilan tunggal dengan janin besar
  • Hidramnion
  • Molahidatidosa
  • Kehamilan dengan tumor

TANDA DAN GEJALA
Berikut yaitu tanda dan tanda-tanda yang mengidentifikasikan kemungkinan kehamilan kembar berdasarkan Bobak (2004):
  1. Ukuran uterus, tinggi fundus uteri dan lingkar abdomen melebihi ukuran yang seharusnya untuk usia kehamilan akhir pertumbuhan uterus yang pesat selama trimester kedua.
  2. Mual dan muntah berat (akibat peningkatan kadar hCG).
  3. Riwayat bayi kembar dalam keluarga.
  4. Riwayat penggunaan obat penyubur sel telur, ibarat sitrat klomifen (Clomid) atau menotropins (Pergonal).
  5. Pada palpasi abdomen didapat dua atau lebih belahan besar dan atau banyak belahan kecil, yang akan semakin gampang diraba terutama pada trimester tiga.
  6. Pada auskultasi ditemukan lebih dari satu suara denyut jantung janin yang jelas-jelas berbeda satu sama lain (berbeda lebih dari 10 denyut jantung per menit dan terpisah dari detak jantung ibu).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian, Fungsi Plasenta Dan Tali Pusar

Sulitnya Memberi Adik Untuk Si Kecil