Mengenal Lebih Dalam Perihal Imunisasi Dpt
Sebelum kita membahas mengenai demam yang muncul sesudah diimunisasi DPT, Bunda perlu tahu dulu apa sih bahwasanya imunisasi DPT itu?“Imunisasi DPT yaitu imunisasi / vaksin kombinasi yang terdiri dari basil pertusis yang telah dimatikan, toksoid (zat yang mirip racun) dari difteri dan juga tetanus. Vaksin DPT ini diberikan untuk mencegah penyakit difteri yang sanggup mematikan, penyakit pertusis yang sering disebut batuk 100 hari dan penyakit tetanus.” terang Dr. Berni.
Vaksin dikombinasikan dengan tujuan biar anak tidak perlu disuntik berkali-kali untuk mendapat tiga vaksin sekaligus.
Kapan dan Berapa kali diberikan?
Menurut Jadwal Imunisasi Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2008 imunisasi DPT sanggup diberikan pada usia minimal 6 ahad hingga 2 bulan. Lalu dilanjutkan pada usia 4 bulan dan 6 bulan. Setelah itu diulang kembali pada usia 18 bulan. Dr. Bernie menganjurkan biar anak diberikan lagi vaksin DPT pada usia 5 tahun dan 12 tahun. Bila ternyata usia bayi Bunda sudah melewati 2 bulan dan belum mendapat imunisasi DPT Bunda tak perlu panik. Lakukan saja imunisasi DPT segera dengan mengikuti jadwal usianya. Misalnya usia bayi Bunda kini 5 bulan, Bunda tak perlu menambahkan imunisasi DPT untuk usia 2 bulan sebelumnya. Namun, memang akan lebih baik kalau si kecil diimunisasi sesuai jadwalnya.
Imunisasi DPT Panas & Dingin
Seringkali anak menjadi demam (suhu badan di atas 37,5C) sesudah diimunisasi. Ada yang bilang kalau anak tidak demam artinya vaksin tidak bekerja dengan baik. Banyak kabar beredar kini telah tersedia Imunisasi DPT Panas & Dingin. Dr. Berni memaparkan ada dua bentuk imunisasi DPT, yakni bentuk DPwT (whole cell pertusis atau mengandung komponen protein pertusis lengkap) dan bentuk DPaT (acelullar atau hanya mengandung sebagian protein pertusis). Pada DPaT di mana protein pertusis telah dikurangi, otomatis kemungkinan timbul efek sampingnya juga berkurang. Namun, bukan berarti DPaT bebas demam. Hanya saja kalau timbul demam tidak setinggi DPwT. Jadi, pernyataan kalau tidak ada efek demam vaksin tidak bekerja ialah tidak benar.
Tips :
- Berikan obat pereda demam 2-3 hari sebelum imunisasi dilakukan.
- Bila ia demam bole memperlihatkan obat pereda.
- Sebaiknya imunisasi dilakukan ketika tubuhnya dalam kondisi sehat.
Komentar
Posting Komentar