Makanan Sempurna Selama Menyusui Bayi

Di samping perawatan bayi, yang juga sangat penting ialah merawat kesehatan bunda. Sebab, kesehatan bayi sedikit banyak juga tergantung pada kondisi ibunya. Demikian pula dengan asupan makanannya, terutama bagi ibu yang menyusui. ASI yang diberikan ibu memang berkualitas dan sangat berkhasiat bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi, namun mutunya tetap harus dijaga.



Santapan yang sebaiknya dikonsumsi para bunda yang sedang menyusui harus mengandung masakan bergizi, namun dalam jumlah yang lebih banyak. Menurut Dr. William Sears dalam bukunya The Baby Book, kalau Anda menyantap masakan yang baik untuk Anda, Anda akan mempunyai lebih banyak energi dan merasa lebih baik, ibarat pada masa nifas dan dikala stres lantaran menjadi ibu baru. Untuk gizi seimbang, Dr. Sears menyarankan kelima kelompok masakan dasar ini:
  1. kelompok nasi, serealia, roti gandum, atau pasta
  2. kelompok sayuran
  3. kelompok buah-buahan
  4. kelompok ikan, daging, unggas, kacang kering, telur, dan kacang
  5. kelompok susu, yoghurt, dan keju.

Selain itu, konsumsilah masakan dari masing-masing kelompok tersebut sambil memerhatikan tiga kelompok dasar kalori:
  1. Karbohidrat, harus terdapat dalam 50-55 persen dari total kalori harian, dan porsi  utama dari sumber energi ini harus dalam bentuk gula sehat, terutama biji-bijian, nasi atau pasta, dan buah.
  2. Lemak yang menyehatkan, yang harus terdapat dalam 30 persen dari total kalori harian.
  3. Protein, harus terdapat dalam 15-20 persen dari total kalori harian.

Yang juga perlu ditambahkan ke dalam sajian masakan ibu menyusui adalah:
  1. Kalsium. Anda memerlukan banyak kalsium selama kehamilan dan masa menyusui. Penelitian mengatakan bahwa kalsium yang diambil dari tulang ibu selama masa menyusui akan kembali selama dan sehabis masa penyapihan, dengan kepadatan tulang yang lebih baik dibandingkan sebelum masa kehamilan. Bila Anda tidak suka minum susu, atau alergi ketika meminumnya, gantikan dengan masakan nonsusu kaya kalsium ibarat ikan sarden, kacang kedelai, brokoli, buncis, ikan salmon, tahu, daun-daunan hijau, kangkung, manisan anggur, dan jus wortel. Tambahkan juga keju dan yoghurt kalau Anda tidak alergi.
  2. Zat besi. Asupan masakan yang mengandung zat besi dalam jumlah cukup sangat penting bagi ibu yang gres saja melahirkan. Beberapa masakan kaya zat besi ialah ikan, unggas, dan jus buah prune. Untuk memperbaiki peresapan zat besi dari makanan, minum atau santaplah masakan yang kaya akan vitamin C bersamaan dengan beberapa kombinasi masakan ibarat daging bakso dan saus tomat, sereal kaya zat besi, dan jus jeruk.
  3. Suplemen kalau perlu. Anda tetap sanggup mengonsumsi tambahan masakan dan vitamin selama hamil, kecuali kalau dokter Anda menyarankan tambahan yang lain.
  4. Air putih. Air putih ialah minuman terbaik bagi ibu menyusui. Minumlah segelas air putih (boleh juga diganti dengan jus buah sesekali), sesaat sebelum Anda menyusui. Minumlah kapan saja Anda merasa haus, minimal delapan gelas sehari. Jangan tunda minum hingga Anda simpulan menyusui bayi, lantaran sanggup menciptakan Anda kekurangan cairan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian, Fungsi Plasenta Dan Tali Pusar

Sulitnya Memberi Adik Untuk Si Kecil